Morfofonemik dalam Bahasa Jurnalistik
Studi Kasus Berita Utama Surat Kabar Radar Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v17i1.1217Kata Kunci:
Morfofofnemik, Afiksasi, Bahasa Jurnalistik, Surat KabarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, proses, dan fungsi morfofonemik dalam praktik kebahasaan jurnalistik media massa pada surat kabar Radar Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah surat kabar Radar Tulungagung edisi tahun 2025. Data diperoleh dari dokumen berita utama yang dipilih secara purposive sampling, yaitu berita yang memuat banyak kata berafiks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen, dengan validitas data diuji melalui triangulasi teori. Analisis data dilakukan dengan model mengalir menggunakan teori morfofonemik dalam linguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk morfofonemik yang dominan adalah perubahan fonem. Proses morfofonemik yang ditemukan mencakup penggunaan afiksasi berupa prefiks, sufiks, dan konfiks. Adapun fungsi morfofonemik yang digunakan adalah untuk mengefisienkan penyampaian informasi, memperjelas struktur kalimat, serta memperkuat variasi dan daya ekspresif bahasa jurnalistik.Referensi
Alfadillah, A. M., Ahdan, A., & Zelfia, Z. (2023). Analisis Bahasa Jurnalistik pada Isi Berita (Studi Pada Kabar Makassar.Com). RESPON: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 4(1), 201–207. https://doi.org/10.33096/respon.v4i1.179
Al-Muthi’ah, A. K., & Sumadi. (2019). Morfofonemik dalam Teks Pidato Karangan Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Durenan. BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra
Indonesia, dan Pembelajarannya, 3(1), 75–84.
https://doi.org/10.17977/um007v3i12019p075
Amini, K. A., Nadra, N., & Marnita, R. (2023). Bentuk Afiks dan Proses Morfofonemik Bahasa Batak Angkola. GERAM (Gerakan Aktif Menulis): Jurnal Pendidikan,
Bahasa, dan Sastra, 11(1), 30–38.
https://doi.org/https//doi.org/10.25299/geram.2023.vol11(1).12128
Ampa, A. T., Basri, M., & Ramdayani, S. (2019). A Morphophonemic Analysis On The Affixation In The Indonesian Language. INTERNATIONAL JOURNAL OF SCIENTIFIC & TECHNOLOGY RESEARCH, 8(7), 267–273.
Anita, C. D. (2025). Bahasa dalam Media Sosial: Kajian Linguistik Digital terhadap Gaya Bahasa Generasi Milenial dan Gen Z. JAKAP: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Cakrawala Pembelajaran, 1(1), 57–67.
Anti, F. I. F., Salim, A., & Arsyad, J. (2020). Penggunaan Bahasa Jurnalistik dalam Penulisan Berita Metrojambi.com. MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 4(2), 165–188. https://doi.org/10.30631/mauizoh.v4i2.35
Ayagah, F. I. (2023). Morphophonemic Patterns of Affixation in TIV Plural Formation. JOLLS: International Journal of Arts, Languages, Linguistics and Literary Studies, 12(4), 1–14.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6 ed.). SAGE Publications, Inc.
Failani, I., & Riadi, S. (2024). Analisis Morfofonemik Pada Kumpulan Cerpen Berjudul Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa Karya Alvi Syahrin. LESTARI: Jurnal Bahasa dan Sastra, 2(01), 50–67.
Fokaaya, N. (2018). Morphophonemic Prefixs in Vocabulary of Fagud Dialect Language. GRAMATIKA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, 6(2), 152–159. https://doi.org/10.31813/gramatika/6.2.2018.157.152--159
Gandura, C., Umar, F. AR., & Muslimin. (2021). Pemakaian dan Penulisan Prefiks dalam Teks Berita Politik pada Koran Harian Gorontalo Post Edisi Oktober 2020. JAMBURA: Journal of Linguistics and Literature, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.37905/jjll.v2i2.13082
Jannah, R. J. (2020). Problematika Morfofonemik pada Platform Berita Online Aceh
Journal Nation Network (AJNN. Net). LITERATUR: Jurnal Bahasa dan Sastra,
(2), 17–33. https://doi.org/10.47766/literatur.v2i2.1422
Kartika, S., Charlina, & Burhanudin, D. (2021). Morfem Terikat Bahasa Melayu Riau
Dialek Tanjung Balai Karimun: Kajian Morfologis. MADAH: Jurnal Bahasa dan
Sastra, 12(1), 55–56. https://doi.org/10.31503/madah.v12i1.320
Khatimah, A. N. K., & Fasirah, H. (2023). Proses Afiksasi dalam Kasus Skandal Buron Istimewa: Kajian Morfofonemik. NOLOGIA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 124–129. https://doi.org/10.59562/neologia.v4i1.44446
Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to it’s Methodology (2 ed.). SAGE Publication, Inc.
Kusumah, E. (2023). Morfofonemik dalam Proses Afiksasi Prefiks {meN-} dan {peN-} yang Menghadapi Bentuk Dasar Berkluster. MEMBACA: Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 189–204.
http://dx.doi.org/10.30870/jmbsi.v8i2.22825
Laksari, E., Syamsuri, A. S., & Syukroni, B. B. (2023). Analisis Perubahan Fonem Bahasa
Indonesia pada Penutur Bahasa Makassar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2019 Unismuh Makassar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 5940–5951. https://jinnovative.org/index.php/Innovative/article/view/998/788
Lestari, N. D., & Sukmawati, A. (2023). Analisis Perubahan Fonem dalam Kemasan Produk Makanan dan Minuman: Kajian Fonologi. NARASI: Jurnal Kajian Bahasa,
Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 1(1), 12–23.
https://doi.org/10.30762/narasi.v1i1.892
Mashud, M., & Suyuti, M. W. (2024). Penggunaan Afiksasi dalam Artikel Berita Media Daring Kompas.Id. IJ: Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 1(3), 10–10. https://doi.org/10.47134/jbdi.v1i3.2570
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (2 ed.). SAGE Publication, Inc.
Ningrum, D. M., & Wardani, O. P. (2025). Proses Morfofonemik Berupa Penambahan Fonem pada Tuturan Podcast Akun Youtube Agak Laen Official Episode 169. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra, 10(1), 69–76. https://doi.org/10.32696/jp2bs.v10i1.4478
Novitasari, R., Tresnasari, N., Kuraesin, U., Rahardjo, H., & Ariestafuri, N. (2024). Interferensi Fonologi Wasedaboys terhadap Nama-Nama Daerah Indonesia pada Vlog Nihongo Mantappu. KIRYOKU: Jurnal Studi Kejepangan, 8(2), 375–
https://doi.org/10.14710/kiryoku.v8i2.375-386
Nuryani, Mahsusi, Zunurahma, F. C., Meldiani, C., & Safitr, L. (2022). Perkembangan
Proses Morfofonemik di Era Digital: Studi pada Artikel-Artikel Daring. KOLASE:
Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1(1), 1–10.
https://doi.org/10.35706/jk.v1i1.6290
Prasetya, K. H., Utami, K. P., & Indriawati, P. (2024). Analysis of Language Errors At The Morphological Level in Anecdote Text Writing of Class X Students MP (Marketing Management) of SMK Negeri 3 Balikpapan Academic Year 2023/2024. SANTHET: Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora, 8(1), 63–68. https://doi.org/10.36526/js.v3i2.3194
Rahardi, P. (2024). Capturing Morphophonemic Processes in the Short Movie Entitled
“Fool’s Day.” IJOEEL: International Journal of English Education and Linguistics, 5(2), 198–206. https://doi.org/10.33650/ijoeel.v5i2.6921
Ramadhani, J. M., Nurafiani, V., & Karunia, D. A. (2023). Analisis Perubahan Fonem pada
Kata Serapan Bahasa Belanda ke Bahasa Indonesia. AKSARA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), Article 2.
https://doi.org/10.33087/aksara.v7i2.569
Ramlan. (2012). Morfologi: Suatu Tinjauan Deskrptif (14 ed.). CV. Karyono.
Rumalean, I., Khasanah, U., & Parinussa, J. D. (2025). Dasar-Dasar Fonologi Bahasa Indonesia. Sulur Pustaka.
Ruslan, R. F., Muin, N., & Puspitasari, A. (2023). Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas X MIPA 1 SMAN 1 Bantaeng. Journal on Education, 6(1), 7582–7588.
Rustiati, R. (2021). Penyimpangan Berbahasa pada Tataran Morfologi dalam Tabloid Nyata. WIDYA WARTA: Jurnal Ilmiah Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, 2(2), 134–145.
Saep, A. (2022). Penggunaan Bahasa Jurnalistik pada Surat Kabar Online Galuh.id. DIKSATRASIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 117– 125.
Safitri, S. D., & Siagian, I. (2024). Perubahan Fonem Dalam Film Warkop Dki Reborn:
Jangkrik Bos! Karya Anggy Umbara. MULTILINGUAL: Journal of Universal Studies, 4(3), 36–51.
Septianingtias, V., Saputry, D., & Randini, A. P. (2025). Gangguan Variasi Pelafalan
Fonem /r/ di Tengah Kata pada Mshasiswa FKIP UMPRI. PESONA: Jurnal Kajian
Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), 18–27.
https://doi.org/10.52657/jp.v11i1.2748
Setyawati, N. (2024). Proses Mofofenemik Prefiks {Meng-} dalam Pemberitaan Seputar Kenaikan Ukt di Jawapos.com. JOLALE: Journal of Language and Literature Education, 1(2), 79–89.
Sumadi. (2015). Morfologi Bahasa Indonesia. UM Publisher.
Supit, G. I., Paputungan, R., & Senduk, J. (2018). Analisis Penerapan Bahasa Jurnalistik Berita Kriminal pada Koran Tribun Manado. ACTA DIURNA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(4), 1–16.
Waridah, W. (2018). Journalistic Language Variety. SIMBOLIKA: Journal Research and
Learning in Communication Study, 4(2), 121–129.
https://doi.org/10.31289/simbollika.v4i2.1822
Zevaulima Dilivia, A., Rosidah, K., & Ginanjar, B. (2023). Afiks se- sebagai Afiks Derivasional dalam Bahasa Indonesia. MADAH: Jurnal Bahasa dan Sastra, 14(1), 13–23. https://doi.org/10.31503/madah.v14i1.522
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Santika Dewi Lestari, Sumarwati, Kundharu Saddhono

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







