Novel Kalatidha Karya Seno Gumira Ajidarma: Kajian Estetika Wolfgang Iser
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v17i1.1245Keywords:
Kalatidha, Estetika, Seno Gumira Ajidarma, Repertoire, Wolfgang IserAbstract
Penulisan novel Kalatidha karya Seno Gumira Ajirdarma tidak bisa lepas dari berbagai fakta yang melingkupinya, yakni fakta historis, sosial, dan kultural. Karena itu, penelitian ini mencari tahu sejauh mana korelasi antara fakta sosial, sejarah, dan budaya sebagai fenomena realitas dan fiksi di dalam novel tersebut. Dengan metode kualitatif, penelitian ini menggunakan teori estetika yang dikembangkan oleh Wolfgang Iser, yang menekankan hubungan dialektis antara pembaca dan teks. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peristiwa sejarah, norma sosial, dan norma kultural menjadi background dari novel. Ketiganya saling berkorelasi satu sama lain dan menunjukkan gudang pengetahuan pengarang. Lebih lanjut, hubungan dialektis pembaca-teks memungkinkan pembaca novel Kalatidha untuk secara aktif merekonstruksi latar historis-sosial tersebut sehingga pengalaman estetis yang muncul bersifat dinamis dan partisipatif. Selain itu, penerbitan ulang novel ini juga bisa dimaknai sebagai upaya rekonsiliasi pengarang terhadap Peristiwa 1965 karena bertepatan dengan pemilu 2019.References
Ajidarma, S. G. (2019). Kalatidha. Gramedia Pustaka Utama.
Connor, C. D. (2012). Jean Paul Marat: Tribune of the French Revolution. Pluto Press.
Faruk. (2012). Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Pustaka Pelajar.
Heryanto, A. (2015). Identitas dan Kenikmatan: Politik Budaya Layar Indonesia (Diterjemahkan Eric Sasono). Kepustakaan Populer Gramedia.
Iser, W. (1987). The Act of Reading: a Theory of Aesthetic Response. The Johns Hopkins University Press.
Kamajaya. (1980). Lima Karya Ranggawarsita. Departemen Pendidikan dan Kebudaaan Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.
Nurcholish, N. (2015). Diskursus kegilaan dalam novel Kalatidha karya Seno Gumira Ajidarma. Madah, 6(2), 175–188. https://doi.org/10.31503/madah.v6i2.101
Roosa, J. (2008). Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto (Diterjemahkan oleh Hersri Setiawan). Hasta Mitra.
Scherer, S. (2008). Rekonsiliasi Fakta dan Fiksi. Kompas Edisi Senin, 20 Agustus.
Susilastri, D. (2008). Menggugat ‘Dunia Kabut’: Telaah Keadilan dalam Novel Kalatidha Karya Seno Gumira Ajidarma. Program Studi Ilmu Susastra, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Tesis. Tidak diterbitkan.
Suyono, C. R. P. (2007). Dunia Mistik Orang Jawa: Roh, Ritual, Benda Magis. LKiS.
Teeuw, A. (1980). Tergantung pada Kata. Pustaka Jaya.
van Langenberg, M. (1990). Gestapu and State Power In Indonesia. In R. Cribb (Ed.), The Indonesian Killings 1965—1966 Studies from Java and Bali. Center of Southeast Asian Studies Monash University.
Wellek, R., & Austin Warren. (1990). Teori Kesusastraan (Diterjemahkan oleh Melani Budianta). Gramedia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Galih Pangestu Jati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







