Tanggapan Estetika atas Ambiguitas Sakral-Profan dalam Horor Malam Seribu Jahanam

Authors

  • Heni Puji Anitasari Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.31503/madah.v17i1.1300

Keywords:

sakral-profan, horor, tubuh perempuan, respons estetika, resepsi

Abstract

Penelitian ini menganalisis ambiguitas sakral-profan pada pengalaman tokoh Annisa sebagai ruang kosong dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha. Latar belakang kajian berangkat dari problematika batas antara kekuatan spiritual, norma sosial, dan trauma Perempuan yang ditampilkan melalui narasi horor. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap bagaimana ambiguitas sakral-profan tidak sekadar tampil sebagai unsur tematik, tetapi mekanisme naratif yang mengarahkan pembaca untuk merundingkan kembali relasi antara sakral dan profan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan pragmatik dan teori tanggapan estetika Wolfgang Iser yang menekankan konsep ruang kosong, repertoire, dan efek estetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa horor dalam novel ini muncul bukan semata dari mistikisme atau mitos Nusantara, melainkan dari tekanan sosial, sistem patriarki, dan kontrol tubuh perempuan. Ruang kosong yang tercipta membuka kemungkinan pembacaan baru atas tindakan ekstrem Annisa sebagai bentuk perlawanan terakhir untuk merebut agensi dan eksistensi dirinya.

References

Abdurrahmansyah. (2025). Aspek-aspek religiusitas Islam dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha (Tinjauan religiusitas) [Universitas Andalas]. http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/496354

Ahmadi, A., Supratno, H., & Parmin. (2022). Bunuh diri dalam tiga novel Indonesia: Perspektif psikologi kematian. Totobuang, 10(2), 289–302. https://doi.org/https://doi.org/10.26499/ttbng.v10i2.406

Azhahra, V. R., & Septiyani, R. E. (2024). Kritik sosial dalam bingkai realisme magis Malam Seribu Jahaman karya Intan Paramadhita. KONASINDO, 494–514.

Batrisyia, B. (2025). Peran perempuan pada terorisme dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha [Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id/detail?id=9999920566158&lokasi=lokal

Botting, F. (2014). Gothic. Routledge.

Carmelita, C. (2025). Representasi perempuan dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha (Kajian feminisme) [Universitas Jenderal Soedirman].

http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/32361

Carrol, N. (1990). The philosophy of horror. Routledge.

Hardiningtyas, P. R., Putra, I. N. D., Kusuma, I. N. W., & Triadnyani, I. G. A. A. M. (2018). Otoritas tubuh antara sakral dan profan dalam puisi karya penyair Bali tahun 1970-2016. Aksara, 30(1), 17–41. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v30i1.238.17-4

Iser, W. (1980). The act of reading: A theory of aesthetic responses. The John Hopkins University Press.

Lathifah, N., Rachmawati, K., & Susanto, A. (2023). Tipologi bunuh diri dalam novel San Fransisco: Kajian sosiologi sastra. Indonesia: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 20–28. https://doi.org/https://doi.org/10.26858/indonesia.v4i1.42703

Marwata, H. (2013). Pembaca dan konsep pembaca tersirat Wolfgang Iser. Humaniora, 0(6).

Mayada, & Sulton, A. (2024). Anisa dan gothic feminisme dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 3(2), 162–179. https://doi.org/10.55606/protasis.v3i2.183

Nahdiyah, N. F. S. (2022). The influence of society in committing suicide in the Midnight Library novel by Matt Haig. Lakon: Jurnal Kajian Sastra dan Budaya, 11(2), 122–130.

Paramaditha, I. (2023). Malam seribu jahanam (Pertama). PT Gramedia Pustaka Utama.

Rosyidah, D. A. (2025). Pengalaman traumatis tiga dara dalam novel Malam Seribu Jahanam (Psikoanalisis Jacques Lacan). Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Saputra, M. A., & Pujiharto. (2025). Kepribadian tokoh dalam keluarga disharmonis pada novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha. Universitas Gadjah Mada.

Sari, N. P., Kristianti, Y., & Mashud, M. (2025). Secondary traumatic stress dan rekonsiliasi tokoh utama novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha. SUSASTRA: Jurnal Ilmu Susastra dan Budaya, 12(2). https://doi.org/10.51817/susastra.v12i2.155

Yasim, M. N. R., & Yahya, M. (2024). Film horor agama di Indonesia, kesalehan, dan kesakralan yang terpinggirkan. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 8(1), 111–126. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/endogami.8.1.111-126

Yudono, K. D. A., & Djokowidodo, A. (2023). Pola intrinsik dan subgenre horor dalam utas horor Twitter Indonesia periode 2019-2022. Sintesis, 17(1), 39–45. https://doi.org/https://doi.org/10.24071/sin.v17i1.5414

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Heni Puji Anitasari. (2026). Tanggapan Estetika atas Ambiguitas Sakral-Profan dalam Horor Malam Seribu Jahanam . Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 17(1), 111–122. https://doi.org/10.31503/madah.v17i1.1300