Representations of Reciprocal Relationships between Humans, Animals, and Nature as a From of Ecological Education in Children’s Literature Based on the Batak Folktales Aji Pamasa dan Burung Bertuah By Rh. Widada: An Ecocritical Analysis By Cheryll Glotfelty

Authors

  • Sherly Dwi Cahyati Universitas Gadjah Mada Indonesia
  • Novi Siti Kussuji Indrastuti Universitas Gadjah Mada Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31503/madah.v17i2.1326

Keywords:

ecocriticism, reciprocal, children’s literature, the folktale of Aji Pamasa dan Burung Bertuah, Cheryll Glotfelty

Abstract

This study aims to analyze the reciprocal relationship among humans, animals, and nature as a form of ecological education in children’s literature based on the folktales Aji Pamasa dan Burung Bertuah, using Cheryll Glotfelty’s ecocritical perspective. The research method used in this study is a descriptive qualitative method. Data of  this reaserach were taken from excerpts representing the reciprocal relationships among humans, animals, and nature. The research findings revealed that the folk tale of Aji Pamasa dan Burung Bertuah conveys lessons about honesty and perseverance through the characters’ attitudes and actions. These values are illustrated by Aji Pamasa’s willingness to undertake a journey through the supernatural realm in search of the magical bird. His quest is intended to break the curse that causes the prospective brides of both Aji Pamasa and his older brother to die.

References

Afryaningsih, Y., Setyowati, D., & Safrianty, N. (2025). Burung Arue dan Burung Talokot”: Kekayaan Sastra Kalimantan Barat dan Relevansinya bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia. JPPSD: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(4), 379. https://doi.org/10.26858/jppsd.v4i4.71971

Andriyanti, Dessi. (2022). Cerita Rakyat Lubuk Emas :Kajian Struktur Levi-strauss. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara.

Apriliyani, N. Y. A., Sunendar, D., Syihabuddin, S., & Sumiyadi, S. (2023). Cerita Rakyat Nusantara sebagai Media Pengenalan Sastra pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2875–2884. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4375

Budiman, A., Wahyuni, H. I., & Setiyawan, R. (2023). Ekokiritik Sastra dalam Fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” Karya Luis Sepulveda. Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v9i1.17518

Bunanta, Murti. (1998). Problematika Penulisan Cerita Rakyat. Jakarta: Balai Pustaka.

Danandjaja, James. (1991). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Grafiti.

Endraswara, S. (2016). Metodologi Penelitian Ekologi Sastra: Konsep, Langkah, dan Penerapan. Yogyakarta: Center for Academi Publishing Service.

Garrard, G. (2004). Ecocriticism. London and New York: Roulette Monash University.

Ginting, Esa Kristiani Br. (2017). Studi Eko-Teologi Orang Batak Karo Tentang Makna Pesan Dan Perilaku Burung Elang Di Desa Lingga. Tugas Akhir. Universitas Kristen Satya Wacana.

Glotfelty, C, & Fromm, H. (1996). The Ecocriticisme Readers: Landmark in Literary Ecology. Georgia: University of Georgia Press.

Hilman, A., & Adha, I. D. (2020). Revitalisasi Cerita Rakyat Sebagai Pengembangan Karakter Anak Di Era Digital. Prosiding Seminar Nasional FKIP Universitas Mataram, 1(1), 138–141.

Lukens, Rebecca J. (1986). A Critical Handbook of Children’s Literature. United States of America: Scott, Foresman and Company (Third Edition).

Moleong, L.J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, Burhan. (2005). Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ramadhan, F., Agustina, A., & Hayati, Y. (2022). Analisis Cerita Rakyat Malin Kundang Ditinjau dari Kajian Sastra Anak. Innovative: Journal Of Social Science Research, 2(1), 646–654. https://doi.org/10.31004/innovative.v2i1.4356

Ratna, Nyoman Kutha. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Poststrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sarumpaet, Riris K. (1976). Bacaan Anak: Suatu Penyelidikan Pendahuluan Ke Dalam Hakekat, Sifat dan Corak Bacaan Anak-Anak Serta Minat Anak Pada Bacaannya. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sholihah, A. F., & Asih, S. N. (2025). Narasi Ekologis Dalam Sastra Anak: Kajian Ekokritik Buku Ekosistem Di Lereng Gunung Agung Karya Ketut Suparjana: AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 5(1), 15–29. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i1.4089

Widada, Rh. (2018). Cerita Rakyat Batak Aji Pamasa dan Burung Bertuah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published

2026-10-29

How to Cite

Dwi Cahyati, S., & Siti Kussuji Indrastuti, N. (2026). Representations of Reciprocal Relationships between Humans, Animals, and Nature as a From of Ecological Education in Children’s Literature Based on the Batak Folktales Aji Pamasa dan Burung Bertuah By Rh. Widada: An Ecocritical Analysis By Cheryll Glotfelty. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 17(2), 169–182. https://doi.org/10.31503/madah.v17i2.1326