ANALISIS BENTUK DAN NILAI BUDAYA DALAM “SYAIR KESULTANAN SIAK†VERSI M. AMIROEDIN
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v5i1.176Keywords:
poem, customary value, religiousness value, tradition valueAbstract
In the background of Malay community, poem is not the only entertaiment media but it is also an effort of contiuning regional culture to grasp moral-historical messages implied in the form and cultural values of the text of the poem.This research is an analyses of structural work of traditional Malay poem toward the use of line pattern and cultural values of text of Kesultanan Siak poem. This is a descriptive research with a content analyses approach wich is analyszed in the point of view of form related to the use of the number of word order and syllables in the line pattern of the poem text while the cultural values related to the culture of Riau. Regional Malay implies religiosity customary values and the values of tradition. Dalam latar belakang masyarakat Melayu, puisi bukan satu-satunya media hiburan tetapi juga merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan kebudayaan daerah untuk mengambil pesan-pesan moral-sejarah yang tersirat dalam bentuk dan nilai budaya teks puisi. Penelitian ini adalah analisis struktur karya sastra dari puisi tradisional Melayu terhadap penggunaan pola baris dan nilai-nilai budaya teks puisi Kesultanan Siak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis konten dalam sudut pandang bentuk yang berkaitan dengan penggunaan jumlah urutan kata dan suku kata dalam pola baris teks puisi sementara nilai-nilai budaya adalah yang terkait dengan budaya Riau. Daerah Melayu menyiratkan religiositas nilai-nilai adat, keagamaan, dan tradisi.References
Abizar, Agus Irianto, Chatlinas Said. 1999. Buku Panduan Penulisan Tesis. Padang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang.
Braginsky, V.I. 1994. Erti Keindahan dan Keindahan Erti dalam Kesusastraan Melayu Klasik. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pendidikan Malaysia.
Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Esten Mursal. 1984. Kritik Sastra. Bandung: Angkasa.
-----------------. 1987. Sepuluh Petunjuk dan Memahami dan Membaca Puisi. Padang: Angkasa Raya.
Effendy, Tenas. 1969. Syair Perang Siak. Pekanbaru: Badan Pembinaan Kesenian Daerah Provinsi Riau.
---------------. 1990. Tunjuk-ajar Dalam Pantun Melayu. Pekanbaru: Lembaga Daerah Provinsi Riau.
Goudie, Donald J, Philip L. Thomas, Tenas Efendy. 1989. Syair Siak: A Court Poem Presenting The State Policy of A Minangkabau Malay Royal Family In Exile. Kuala Lumpur: Art Printing Works Sdn Bhd.
Hamidy, UU. 1980. Bahasa dalam Pembacaan Puisi. Pekanbaru: Yayasan Puisi Nusantara.
-----------. 1981. Kedudukan Kebudayaan Melayu Riau. Pekanbaru: Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu Sosial.
--------------. 1985. Pembahasan Karya Fiksi dan Puisi. Pekanbaru: Bumi Pustaka.
---------------. 1993. Nilai: Suatu Kajian Awal. Pekanbaru: UIR Press.
---------------. 1999. Islam dan Masyarakat Melayu di Riau. Pekanbaru: UIR Press.
--------------. 2001. Kearifan Puak Melayu Riau Memelihara Lingkungan Hidup. Pekanbaru: UIR Press.
Husin, S. Jaafar. 1995. Penelitian Sastra: Metodologi dan Penerapan Teori. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
H.R. Kosim. 1978. Syair Raja Siak. Jakarta: Depdikbud.
Iskandar, Tengku. 1989. Kamus Dewan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
--------------. 1996. Kesusastraan Klasik Melayu Sepanjang Abad. Jakarta: LIBRA.
Janus, Umar. 1981. Perkembangan Puisi Melayu Modern. Jakarta: Karya Aksara.
--------------. 1983. Sastra Melayu Modern: Fakta dan Interpretasi. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Koster, G. L. 1994. ―Peringatan dalam Syair Perang Siak‖. Terjemahan Al Azhar dkk.. Pekanbaru: UIR Press.
Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.
Krippendorff, Klauss. 1980. Content Analyses: An Introduction of Its Methodologi. California, Heverley Hills: Sage Publication.
Lutfi, Muchtar, dkk.. 1977. Sejarah Riau. Pekanbaru: Riau University Press.
Meuraxa, Dada. 1974. Sejarah Kebudayaan Sumatera. Medan: Firma Hasmar.
Meleong, Lexy J. 1993. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Gramedia.
Murad, Siti Aisah. 1996. Konsep Nilai dalam Kesusastraan Melayu. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Nasution, Ahmad Zaini. 1983. Sastra Lama Indonesia. Medan: Balai Pustaka.
Newton, K. M. 1990. ―Menafsirkan Teks: pengantar kritis Kepada Teori dan Praktek Penafsiran Sastra‖. Terjemahan Soelistia M.L. New York: British Lebrary.
Said, Tengku. 1992. Hikayat Siak. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Sudaryanto, 1992. Metode Linguistik: Ke Arah Memahami Metode Linguistik. Cetakan III. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
-------------. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Data: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sudjiman, Panuri, H. M. 1982. Adat Raja-Raja Melayu. Jakarta: UI Press.
Syamsiar, Siti. Dkk.. 1996. Syair Dandan Setia. Pekanbaru: Depdikbud.
Sweeney, Amin. 1973. ―Profesional Malay Story Telling, Part I Some Question of Style and Presention‖. Terjemahan JMBRAS. Nomor 46. Pekanbaru: Pusat Kajian Melayu: UIR Press.
Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.
---------------. 1991. Tentang Membaca dan Menilai Sastra. Jakarta: Budaya Jaya.
Piah, Harun Mat. 1989. Puisi Melayu Tradisional: Suatu Pembicaraan Genre dan Fungsi. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Pusat Pengkajian Melayu UIR. 1994. Bilbiografi dan Peta Sastra Tradisi Lisan Melayu Riau. Pekanbaru: UIR Press.
Pradopo, Rachmat Djoko. 1995. Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan Semiotik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Waluyo, Herman J. 1987. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.
Jasin, H. B. 1983. Tifa Penyair dan Daerahnya. Jakarta: Gunung Agung.
Yusuf, Ahmad, dkk.. 1990. Ungkapan Tradisional Daerah Riau: Yang Berkaitan dengan Pembangunan. Pekanbaru: Pemda Riau.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







