Transposisi Verba-Predikat Menjadi Nomina-Subjek dalam Kalimat Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v11i1.203Keywords:
subject, predicate, transposition, constituentsAbstract
Penelitian ini merupakan kajian bidang sintaksis yang memfokuskan pada transposisi verba predikat menjadi nomina subjek. Pengkajian transposisi konstituen verba predikat menjadi nomina subjek dalam kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Sunda dibatasai pada perubahan konstruksi, struktur, dan tataran gramatikal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konstruksi konstituen subjek, perubahan fungsi lain, perubahan kategori, perubahan tataran gramatikal, dan unsur yang berperan. Trasposisi verba predikat menjadi nomina subjek merupakan kajian yang penting dan menarik karena dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sunda gejala kebahasaan ini banyak ditemukan, tetapi belum dikaidahkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan penyajian data deskriptif yang menggunakan metode dan teknik distribusional pada tahap analisis data. Hasil pengkajian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. (a) Dalam transposisi konstituen verba predikat menjadi nomina subjek terjadi pengedepanan konstituen verba predikat. (b) Transposisi konstituen verba predikat menjadi nomina subjek melibatkan morfem, baik morfem afiks maupun morfem kata. (c) Transposisi konstituen verba predikat menjadi nomina subjek menunjukkan terjadinya penominaan (nominalisasi) konstituen. (d) Transposisi konstituen verba predikat menjadi nomina subjek menghilangkan fungsi sintaksis pendamping verba predikat asal dan cenderung terjadi perubahan struktur pada nomina subjek. (e) Transposisi konstituen verba predikat menjadi nomina subjek cenderung mengubah tata tingkat (tataran) gramatikal, yakni kata polimorfemis menjadi monomorfemis atau sebaliknya, frase menjadi kata, dan klausa atau kalimat menjadi frase. Seluruh proses transposisi verba predikat menjadi nomina subjek tersebut dipicu oleh adanya pengutamaan topik-komen yang dinyatakan oleh penutur ujaran tersebut.References
Moeliono, A. M. (1992). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Parera, J. D. (1983). Pengantar Linguistik Umum Bidang Sintaksis. Ende-Flores: Nusa Indah.
Purwo, B. K. dan A. M. M. (1985). Analisis Fungsi Subjek dan Objek: Sebuah Tinjauan. In Untaian Teori Sintaksis 1970-1980-an. Jakarta: Arcan.
Ramlan, M. (1987). Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: CV Karyono.
Samsuri. (1978). Analisa Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Sugono, D. (1992). Ihwal Subjek dalam Bahasa Indonesia. Bahasa Dan Sastra, IX(1).
Sugono, D. (1995). Pelesapan Subjek dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Surono. (1980). Struktur Pensubyekan dalam Kelompok Kalimat Bahasa Indonesia. In Pengembangan Ilmu Bahasa dan Pembinaan Bahasa. Ende-Flores: Nusa Indah.
Verhaar, J. W. M. (1981). Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Verhaar, J. W. M. (1995). Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







