Ekologi Sastra Lisan dalam Cerita Rakyat Lae Angkat di Tanah Mungkur
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v11i1.229Keywords:
environment, oral literature, ecocriticAbstract
Kajian terhadap sastra lisan Pakpak Lae Angkat di Tanah Mungkur, bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang bagaimana sastra berkontribusi terhadap pelestarian dan keseimbangan lingkungan sekaligus menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan. Dari cerita rakyat tersebut diperoleh data yang berhubungan dengan masalah lingkungan. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriftif kualitatif berdasarkan teori ekokritik. Hasil analisis menunjukkan bagaimana hubungan manusia dengan hutan, air sebagai sumber kehidupan, dan kepedulian terhadap lingkungan.References
Dewi, Novita. 2015. Manusia dan Lingkungan Dalam Cerpen Indonesia Kontemporer: Analisis Ekokritik Cerpen Pilihan Kompas. Litera, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2015 hlm 376-391
Endraswara, Suwardi. 2019. Ekokritik Sastra. Konsep, Teori, dan Terapan. Yogyakarta:Morfalingua.
Endraswara, Suwardi. Ed. 2016. Sastra Ekologis Teori dan Praktik Pengkajiannya. Jakarta: PT Buku Seru.
Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung:Alfabeta.
Lintas Sempadan. 2018. Majalah Susastra, Volume 3, Nomor 4, Desember 2018. Medan:
Balai Bahasa Sumatera Utara
Sehandi, Yohanes. 2014. Mengenal 25 Teori Sastra. Yogyakarta: Ombak.
Sibarani, Robert.2015. Pembentukan Karakter langkah-langkah berbasis kearifan lokal. Jakarta:ATL
Wulandari, Yosi. 2017. Kearifan Ekologis Dalam Legenda “Bujang Sembilanâ€(Asal Usul Danau Maninjau), vol. 8, No 1 2017. Madah. Balai Bahasa Riau
Https://Jagad.Id/Definisi-Hutan-Fungsi-Manfaat-Dan-Macam-Jenis/.
http//man-belo-sebuah-etnografi-kegiatan-menyirih-sebagai-identitas-sosial-generasi-muda-karo-di-kelurahan-titi-rantai-kecamatan-medan
https://www.kompasiana.com/nurmajamil/air-sebagai-sumber-kehidupan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







