Pepatah Jawa sebagai Prinsip Hidup Masyarakat Modern dalam Novel Impian Amerika Karya Kuntowijoyo

Authors

  • Ivana Septia Rahaya Sebelas Maret University

DOI:

https://doi.org/10.31503/madah.v12i1.321

Keywords:

pepatah Jawa, masyarakat modern, prinsip hidup, globalisasi

Abstract

Perubahan pola pikir akibat perubahan zaman memengaruhi berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah pemaknaan pepatah Jawa yang sedari dulu sejatinya digunakan sebagai prinsip hidup masyarakat. Beberapa masyarakat bahkan salah mengartikan makna dan menganggap bahwa pepatah Jawa adalah warisan budaya yang sudah tidak relevan dengan kondisi modern saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelasan dan mendeskripsikan makna pepatah Jawa dalam novel Impian Amerika karya Kuntowijoyo yang mencerminkan kehidupan masyarakat modern di Amerika. Adanya penelitian ini, diharapkan mampu membuktikan bahwa pepatah Jawa tetap relevan dengan perkembangan zaman.  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa novel Impian Amerika karya Kuntowijoyo menggambarkan prinsip hidup masyarakat modern yang diambil dari pepatah Jawa. Prinsip hidup tersebut berhubungan dengan usaha masyarakat dalam menciptakan keselarasan antara individu dan Tuhan serta keselarasan antarindividu.

References

Azhar, I. N., & Hartanto, E. C. S. (2017). Prinsip-Prinsip Hidup Masyarakat Madura Seperti Terkisah dalam Cerita Rakyatnya. Atavisme, 20(2), 224–236. https://doi.org/10.24257/atavisme.v20i2.372.224-236

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Featherstone, M. (1995). Undoing Culture: Globalization, Postmodernism, and Identity. London: SAGE Publications Ltd.

Harahap, M. (2017). Filsafat Jawa dalam Novel-Novel Kuntowijoyo. BAHAS, 28(3), 249–259.

Hasim, M. (2012). Falsafah Hidup Jawa dalam Naskah Sanguloro. Lektur Keagamaan, 10(2), 301–320.

Herdiawati, N., Subiyantoro, S., & Wardani, N. E. (2020). International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding Java Community Life Views in the Novel Entrok Okky Madasari Works : Literature Anthropology Study. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 71, 475–485.

Hermanto, dkk. (2012). Filosofi Hidup Sebagai Basis Kearifan Lokal (Studi pada Kesatuan Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul). Gea, 12(1), 1–14.

Idrus, M. (2012). Pendidikan Karakter pada Keluarga Jawa. Pendidikan Karakter, 2(2), 118–130.

Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. California: Sage Publications, Inc.

Kuntowijoyo. (2017). Impian Amerika. Yogyakarta: Diva Press.

Kurnianto, E. A. (2015). Refleksi Falsafah Ajaran Hidup Masyarakat Jawa dalam Prosa Lirik “Pengakuan Pariyem†Karya Linus Suryadi. Madah, 6(1), 31–42.

Mulder, N. (1973). Kepribadian Jawa dan Pembangunan Nasional. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nugroho, Y. E., Widodo, & H. (2019). Serat “Wulang Putra†Sebagai Sumber Pendidikan arakter Generasi Modern. Alayasastra, 15(2), 141–151.

Rippin, A. (1993). Muslims: Their Religious Beliefs and Practices Volume 2 The Contemporary Period. London: Routledge.

Royce, E. (2015). Classical Social Theory and Modern Society: Marx, Durkheim, Weber. Maryland: The Rowman & Littlefield Publishing Group, Inc.

Setyawan, B. W., Saddhono, K., & Rakhmawati, A. (2018). Potret kondisi sosial masyarakat jawa dalam naskah ketoprak klasik gaya surakarta. Aksara, 30(2), 205–220. https://doi.org/10.29255/aksara.v30i2.315.205-220

Siswanto, D. (2010). Pengaruh Pandangan Hidup Masyarakat Jawa Terhadap Model Kepemimpian (Tinjauan Filsafat Sosial). Jurnal Filsafat, 20(3), 197–216.

Sumiyardana, K. (2017). Kesesuaian Masyarakat Jawa dalam Novel “Mantra Pejinak Ular†dengan Realita: Analisis Sosiologi Sasra. Madah, 8(2), 210–222.

Susetyo, D. P. B., Widiyatmadi, E., & S. (2014). Konsep Self dan Penghayatan Self Orang Jawa. Psikodimensia, 13(1), 47–59.

Tracy, S J. (2013). Qualitative Research Methods: Collecting Evidence, Crafting Analysis, Communicating Impact. West Sussex: Wiley & Sons, Ltd.

Trisnawati, H. (2015). Estetika dan Etika Geguritan dalam Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013. Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Jawa Universitas Muhammadiyah Purworejo, 6(1), 113–122.

Triyanto. (2014). Pendidikan Seni Berbasis Budaya. Imajinasi: Jurnal Seni, 7(1), 33–42.

Widodo, A., dkk. (2017). Analisis Nilai-Nilai Falsafah Jawa dalam Buku Pitutur Luhur Budaya Jawa Karya Gunawan Sumodiningrat Sebagai Sumber Belajar pada Pembelajaran IPS. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS, 11(2), 152–179.

Widyastuti, S. H. (2012). Kandungan Nilai Moral dalam Ungkapan Tradisional Jawa dan Pepatah Cina. Litera, 11(1), 147–157.

Wulandari, N. A. T. (2017). Filosofi Jawa “Nrimo†Ditinjau dari Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(2), 132–138.

Downloads

Published

2021-05-03

How to Cite

Rahaya, I. S. (2021). Pepatah Jawa sebagai Prinsip Hidup Masyarakat Modern dalam Novel Impian Amerika Karya Kuntowijoyo. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 12(1), 66–77. https://doi.org/10.31503/madah.v12i1.321