Representasi Tindak Pidana dalam Novel Al Lish Wal Kilab Karya Najib Mahfudz (Studi Linguistik Forensik)

Penulis

  • Rihaadatul Aisy Aisy UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kata Kunci:

Jan Svartvik, Linguistik Forensik, Novel, Tindak Pidana

Abstrak

Tindak pidana kerap kali terjadi di masyarakat. Fenomena ini seringkali digambarkan dalam karya sastra sebagai cerminan realitas sosial. Penelitian ini berfokus pada analisis representasi tindak pidana dalam novel Al Lish Wal Kilab karya Najib Mahfudz melalui pendekatan linguistik forensik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi tindak kejahatan yang terdapat dalam novel “Al Lish Wal Kilab” karya Najib Mahfudz. (2) mendeskripsikan serta mengklasifikasikan tindak pidana yang terjadi dalam novel sesuai dengan Undang-Undang KUHP yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data bersumber dari ujaran-ujaran tokoh dalam novel “Al Lish Wal Kilab”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik forensik Jan Svartvik. Dalam novel tersebut, ditemukan (1) representasi tindak pidana yang kerap kali terjadi di masyarakat. (2) tindak-tindak pidana yang terdapat dalam novel “Al Lish Wal Kilab” diklasifikasikan menjadi 4 tindak pidana yang melanggar KUHP yang berlaku.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-10-31

Cara Mengutip

Aisy, R. A. (2025). Representasi Tindak Pidana dalam Novel Al Lish Wal Kilab Karya Najib Mahfudz (Studi Linguistik Forensik). Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 16(2), 198–213. Diambil dari https://madah.kemendikdasmen.go.id/index.php/madah/article/view/1128

Terbitan

Bagian

Articles