Representasi Tindak Pidana dalam Novel Al Lish Wal Kilab Karya Najib Mahfudz (Studi Linguistik Forensik)
Kata Kunci:
Jan Svartvik, Linguistik Forensik, Novel, Tindak PidanaAbstrak
Tindak pidana kerap kali terjadi di masyarakat. Fenomena ini seringkali digambarkan dalam karya sastra sebagai cerminan realitas sosial. Penelitian ini berfokus pada analisis representasi tindak pidana dalam novel Al Lish Wal Kilab karya Najib Mahfudz melalui pendekatan linguistik forensik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi tindak kejahatan yang terdapat dalam novel “Al Lish Wal Kilab” karya Najib Mahfudz. (2) mendeskripsikan serta mengklasifikasikan tindak pidana yang terjadi dalam novel sesuai dengan Undang-Undang KUHP yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data bersumber dari ujaran-ujaran tokoh dalam novel “Al Lish Wal Kilab”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik forensik Jan Svartvik. Dalam novel tersebut, ditemukan (1) representasi tindak pidana yang kerap kali terjadi di masyarakat. (2) tindak-tindak pidana yang terdapat dalam novel “Al Lish Wal Kilab” diklasifikasikan menjadi 4 tindak pidana yang melanggar KUHP yang berlaku.
##submission.downloads##
Diterbitkan
2025-10-31
Cara Mengutip
Aisy, R. A. (2025). Representasi Tindak Pidana dalam Novel Al Lish Wal Kilab Karya Najib Mahfudz (Studi Linguistik Forensik). Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 16(2), 198–213. Diambil dari https://madah.kemendikdasmen.go.id/index.php/madah/article/view/1128
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rihaadatul Aisy Aisy

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







