Gender and Politics: Exploring Language Features in the 2024 U.S. Presidential Debate
Kata Kunci:
fitur bahasa wanita, fitur bahasa pria, debate presiden, komunikasi politik, Jennifer CoatesAbstrak
Debat presiden merupakan acara dengan risiko tinggi di mana para kandidat secara strategis menggunakan bahasa untuk membujuk audiens, menegaskan otoritas, dan membangun persona di mata publik. Debat Presiden AS tahun 2024 antara Donald Trump dan Kamala Harris menarik untuk dianalisis. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif-kualitatif dengan teori fitur bahasa Jennifer Coates (2004) untuk mengungkap fitur bahasa yang digunakan oleh kedua kandidat dari video debat yang diunggah oleh kanal YouTube The Wall Street Journal, mengeksplorasi jenis-jenis yang dominan, fungsinya, dan bagaimana penggunaan bahasa tersebut selaras dengan strategi komunikasi politik mereka. Dalam 196 set data - Harris menggabungkan perintah dan arahan dengan fitur bahasa wanita seperti pembatasan dan respon minimal. Selain itu, Trump berkomunikasi dengan fitur bahasa pria yang dominan, ditandai dengan seringnya penggunaan umpatan dan bahasa tabu di samping pertanyaan dan pujian langsung. Temuan ini menyoroti pengaruh gender terhadap pilihan Bahasa yang menunjukkan adanya persinggungan antara gender, bahasa, dan kekuasaan.
##submission.downloads##
Diterbitkan
2025-10-31
Cara Mengutip
Alida, R. (2025). Gender and Politics: Exploring Language Features in the 2024 U.S. Presidential Debate . Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 16(2), 214–230. Diambil dari https://madah.kemendikdasmen.go.id/index.php/madah/article/view/1169
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rizky Alida

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







