SISTEM SAPAAN MASYARAKAT KUANTAN MUDIK
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v4i1.148Kata Kunci:
system of address, Kecamatan Kuantan Mudik, personal pronounsAbstrak
This studydiscussesthe system of address used by Rantau Kuantan people in Kuantan Mudik district, Kuantan Singingi Regency, Riau Province. The purposeof this study is to describethe system of address and personal pronounsin Kuantan Mudik isolect. This studyis useful as references for vernacular studies, sociolinguistics literary, and preparation for vernacular dictionaryorbilingual dictionary, as well as documentation of system of address in vernacular. The method usedin this researchis the descriptive method. Based on its usages,thesystem of address in Kuantan Mudik community is grouped based on gender, age, status of speakersand listener, family relationship, contexts, birth order, terms of address, and personal pronouns.  Penelitian ini membahas sistem sapaan yang digunakan oleh masyarakat Rantau Kuantan di Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan sistem sapaan dan pronomina persona yang digunakan di Kecamatan Kuantan Mudik. Penelitian ini bermanfaat sebagai literatur pembelajaran bahasa daerah, literatur kajian bidang sosiolinguistik, penyusunan kamus bahasa daerah atau kamus dwibahasa, dan dokumentasi istilah sapaan dalam bahasa daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Berdasarkan penggunaannya, sistem sapaan dalam masyarakat Kuantan Mudik dikelompokkan atas  jenis kelamin,  usia, kedudukan penutur dan mitra tutur,  hubungan keluarga,  situasi pembicaraan,  urutan kelahiran,  sapaan dalam masyarakat, dan pronomina persona.ÂReferensi
Abidin, Zainal. 2010. Sapaan dalam Keluarga Suku Bonai di Rokan Hulu. Madah, Volume 1, Nomor 2, Oktober 2010: 39—52.
Alwi, Hasan. 2011. Bahasa Indonesia: Pemakai dan Pemakaiannya. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Alwi, Hasan, dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 1995. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Repository. ____. Bitstream (usu.ac.id. diunduh, Jumat, 8 Februari 2013).
Kemdiknas. 2008. KBBI Daring. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Nawari, Ahmad. 2012. Sistem Sapaan Bahasa Sakai. Laporan Penelitian. Balai Bahasa Provinsi Riau.
Rokhman, Fathur. 2013. Sosiolinguistik:Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa dalam Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahyuni, Dessy. dkk. 2008. Tradisi Lisan Baladang Padi Rantau Sialang. Laporan Penelitian Balai Bahasa Provinsi Riau. Pekanbaru.
Zihammussholihin, dkk. 2009. Sistem Sapaan Bahasa Bonai di Rohul, Riau. Laporan Penelitian Balai Bahasa Provinsi Riau. Pekanbaru.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







