Pola Komunikasi Keagamaan Dalam Keluarga Osing di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v13i2.438Kata Kunci:
interaksi komunikatif kata , keluarga Osing, etika keagaamaanAbstrak
Tujuan penelitian ini untuk mendapat gambaran mengenai pola komunikasi antara orang tua dengan anak dalam mentransmisikan etika keagamaan. Kegiatan penelitian ini berlangsung di keluarga Osing Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan yakni introspeksi, observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa, interaksi komunikatif antara orang tua dan anak dalam proses pentransmisian nilai-nilai etika keagamaan pada keluarga Osing di Desa Kemiri bersifat nonmekanis sehingga tidak memiliki aturan yang tersusun secara sistematis dan bersifat dialogis direktif, efektif, komisif, koersif, dan ekspresif. Tema budaya yang ditemukan menunjukkan bahwa, pemberian nasihat orang tua terhadap anaknya mengandung unsur keterbukaan, kejujuran, dan kemandirian, sehingga komunikasi yang berlangsung efektif dan menimbulkan keberterimaan bersama.Referensi
Afifah, Haifa’ Afta. 2017. “Pola-Pola Komunikasi dalam Keluarga Jawa Di Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember Sebagai Transmisi Etika Sosial: Tinjauan Etnografi Komunikasi†(Skripsi). Jember: Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember.
Bauman, R., & Sherzer, J. (1989). Explorations in the Ethnography of Speaking (Issue 8). Cambridge University Press.
Bertens, K. (1993). Etika K. Bertens (Vol. 21). Gramedia Pustaka Utama.
Chaer, A. (2003). linguistik umum, Jakarta: PT. Asdi Mahasatya.
Firmanto, T. (2019). Suku Osing Perspektif Etnografi, Sosial, Hukum, dan Budaya. Malang: Intelegensia Media.
Hanafi, H., Hidayah, N., & AT, A. M. (2018). Adopsi nilai budaya osing dalam kerangka objektivitas meaning of life. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(9), 1237–1243.
Haryono, A. (2015). Etnografi komunikasi: Konsep, metode, dan contoh penelitian pola komunikasi.
Hymes, D. (1972). Models ofinteraction oflanguage and Sociallife. J. Gumperz & D. Hymes (Eds.).
Hymes, D. (2003). Ethnography, linguistics, narrative inequality: Toward an understanding of voice. Taylor & Francis.
Kuswarno, E. (2008). Etnografi komunikasi. Bandung: Widya Padjadjaran.
Mahdy, Rozen. 2018. “Pola Interaksi Komunikasi dalam Keluarga Madura di Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan Sebagai Transmisi Nilai Keagamaan: Tinjauan Etnografi Komunikasi†(Skripsi). Jember: Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember.
MEGAWATI, S. (n.d.). Transmisi Etika Sosial dalam Keluarga Osing di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi: Suatu Tinjauan Etnografi Komunikasi. FAKULTAS ILMU BUDAYA.
Moleong, L. J., & Edisi, P. (2004). Metodelogi penelitian. Bandung: Penerbit Remaja Rosdakarya.
Morissan, M. (2015). Teori komunikasi individu hingga massa. Jakarta: Prenadamedia Group.
Onong, U. E. (2008). Dinamika komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Saville-Troike, M. (2008). The ethnography of communication: An introduction. John Wiley & Sons.
Spradley, J. P. (2016). The ethnographic interview. Waveland Press.
Sugiyono, D. (2010). Memahami penelitian kualitatif.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 sahara megawati, M Hafidzulloh

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







