BENTUK SINONIMI SEBAGAI ANALISIS SEMANTIK TERHADAP BAHASA MELAYU DIALEK PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v14i1.547Kata Kunci:
sinonimi, bahasa melayu dialek pontianak, semantikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan serta mendeskripsikan bentuk sinonimi dari bahasa Melayu dialek Pontianak di Kota Pontianak dengan analisis semantik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik obeservasi, teknik rekam, dan teknik simak sadap. Data yang diperoleh pada penelitian ini berupa bentuk-bentuk sinonimi dalam bahasa Melayu dialek Pontianak. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari proses penelitian ditemukan bentuk sinonimi berupa (1) bentuk sinonimi absolut (2) bentuk sinonimi proposional (3) bentuk sinonimi beredekatan.Referensi
Aslinda., & Leni S. (2014). " Pengantar Sosiolinguistik". Bandung: Refika Aditama.
Collins, J. T. (2005). "Bahasa Melayu Bahasa Dunia: Sejarah Singkat". Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Cruse, A. (2004). "Meaning in Language. An Introduction to Semantics and Pragmatics". Oxford: Oxford University Press.
Djajasudarma, F. (2013). "Semantic 2: Relasi Makna Paradigmatik-Sintagmatik". Bandung: Refika Aditama.
Habibi, A. S. (2020). "Relasi Makna sebagai Strategi Pembentuk Koherensi Antarkalimat". In Prosiding Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia (SENASBASA) (Vol. 4, No. 1).
Haryati, D. S. (2020). "Bentuk Sinonimi dalam Bahasa Jawa (Kajian Semantik)". Bahasa dan Sastra, 5(4).
Latif, A. 2017. Al-Muhsinun dan Al-Muttaqun dalam Alquran (Analisis Semantik). Tesis. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Lyons, J. (1991). "Introduction to Theoretical Linguistics". Cambridge: Cambridge University Press.
Moleong, L. J. (2017). "Metodologi Penelitian Kualitatif". Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, F. I., & Sabardila, A. (2023). "Penanda Hubungan Gramatikal dan Leksikal" dalam Berita Kompas Edisi Bulan April 2022. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 22(1), 8-19.
Nurhadi, R. (2015). "Pro Kontra Sinonimi Dalam Al-Qur’an". Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya, 2(04).
Palmer, F. R. (1981). "Semantic". Cambridge: Cambridge University Press.
Safrihady, S., & Mardikantoro, H. B. (2017). "Jenis dan Fungsi Pragmatis Tindak Tutur Masyarakat Melayu Dialek Sambas di Kota Singkawang". Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 59–67.
Suryanti, N. M. (2016). "Sinonimi dalam Bahasa Lio". Tutur: Cakrawala Kajian Bahasa-Bahasa Nusantara, 2(1), 87–96.
Suwandi, S. (2011). "Semantik Pengantar Kajian Makna". Yogyakarta: Media Perkasa.
Zabadi, F. (2020). "Meneroka Konvigurasi dan Relasi Leksikal Leksem Sikap Batin Ranah Makna Kemarahan dalam Bahasa Indonesia". Medan Makna: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan, 18(1), 70-93.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Dwi Kurniasih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







