Inkrah Ujaran Kebencian atas Kasus Pencemaran Nama Baik pada Unggahan X: Pragmatik Forensik
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v15i2.795Kata Kunci:
Pencemaran nama baik bentuk lingual Pelanggaran maksim kejahatan berbahasaAbstrak
Media seringkali memberitakan FA yang dilaporkan pada pihak hukum terkait pencemaran nama baik di Twitter dan masuk dilik aduan karen pelanggaran UU ITE. Bahasa berperan penting dalam memecahkan kasus kejahatan bahasa untuk kepastian hukum yang bekerjasama dengan pengacara, jaksa, polisi, dan aparat penegak hukum lainnya. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemecah kasus kejahatan berbahasa berbasisi pencemaran nama baik dengan pendekatan linguistik forensik dan analisis tindak tutur. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif model keputusan berbasis data dan dengan teori pragmatik prinsip kerja sama dan pelanggarannya. Temuan penelitian ini adalah memecahkan kasus kejahatan berbahasa berbasis pencemaran nama sebagai ujaran kebencian terdapat kode-kode lingual, yaitu predikat pada strukturnya bermakna rendah, negatif, dan permusuhan. Hal tersebut ditandai dari bentuk lingual: miskin uang, miskin waktu, menyalahkan negara, bangkrut, bodoh, tolol, gila, dsb. Bentuk-bentuk lingual tersebut melanggar prinsip kerja sama, yaitu melanggar kebijaksanaan, melanggar pemufakatan, melanggar kerendahan hati, dan melanggar simpati. Hal tersebut ditandai berdasarkan makna tersirat dari perlokusi, yaitu penghinaan dan fitnah.Referensi
Alduais, A., Al-Khulaidi, M. A., Allegretta, S., & Abdulkhalek, M. M. (2023). Forensic linguistics: A scientometric review. Cogent Arts and Humanities, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2023.2214387
Arimi, S., & Adelawati, M. (2024). Kasus Hukum Ahmad Dhani : Kajian Linguistik Forensik Atas Pencemaran Nama Baik. Suar Betang, 19(1), 127–139.
Atmaja, T., & Septian, R. Y. (2019). Farhat Abbas Tiga Kali Dilaporkan Oleh Elza Syarief. Insertlive. https://www.insertlive.com/hot-gossip/20190209161848-7-3968/farhat-abbas-tiga-kali-dilaporkan-oleh-elza-syarief
Azhari, J. R., & Putera, A. D. (2019). Farhat Abbas Dilaporkan Elza Syarief atas Dugaan Penipuan Rp 10 Miliar. Kompas.Com. https://megapolitan.kompas.com/read/2019/02/01/11295331/farhat-abbas-dilaporkan-elza-syarief-atas-dugaan-penipuan-rp-10-miliar
Bach, K., & Harnish, R. M. (1979). Linguistiic Communication and Speech Acts. The MIT Press.
Bachari, A., & Juansah, D. E. (2017). Pragmatik: Analisis Penggunaan Bahasa (Mahmud Fasya (ed.)). UPI Press.
Bahri, S. (2015). Kejati DKI: Farhat Abbas Terancam 6 Tahun Penjara. Fimela. https://www.fimela.com/entertainment/read/2333462/kejati-dki-farhat-abbas-terancam-6-tahun-penjara
Carlson, C. R. (2020). Hate speech as a structural phenomenon Hate speech as a structural phenomenon. First Amendment Studies, 54(2), 217–224. https://doi.org/10.1080/21689725.2020.1837649
Coulthard, M., Johnson, A., & Wright, D. (2017). An Introduction to Forensic Linguistics Language in Evidence (2nd ed.). Routledge Taylor & Francis.
Félix-Brasdefer, J. C. (2019). Speech Acts in Interaction: Negotiating Joint Action in a Second Language. In N. Taguchi (Ed.), The Routledge Handbook of Second Language Acquisition and Pragmatics (1st ed.). Routledge Taylor & Francis.
Ghaffari, S. (2020). Discourses of celebrities on Instagram: digital femininity , self-representation and hate speech. Critical Discourse Studies, 19(2), 161–178. https://doi.org/10.1080/17405904.2020.1839923
Hantoro, J., & Nawangwulan, M. (2013). Serang Ahok, Farhat Abbas Jadi Tersangka. Tempo.Co. https://nasional.tempo.co/read/483074/serang-ahok-farhat-abbas-jadi-tersangka
Kusno, A., Arifin, M. B., & Widyatmike, G. M. (2022). Pengungkapan Muatan Ujaran Kebencian Berdasarkan Kesukuan pada Bahasa sebagai Alat Bukti Hukum Forensik. Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pembelajarannya, 12(2), 235–251.
Lazuardi, G., & Anjungroso, F. (2015). Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Gara-gara Kicauan Farhat Abbas. Tribunnews.Com. https://www.tribunnews.com/seleb/2015/04/09/ahmad-dhani-datangi-bareskrim-gara-gara-kicauan-farhat-abbas
Lazuardi, G., & Gunawan, H. (2015). Ramdan Alamsyah: Farhat Abbas Seharusnya Sudah Ditahan. Tribunnews.Com.
https://www.tribunnews.com/seleb/2015/09/10/ramdan-alamsyah-farhat-abbas-seharusnya-sudah-ditahan
McMenamin, G. R. (2002). Forensic Linguistics Advances in Forensic Stylistics (D. Choi, hlm. J. Mistry, S. Morton, & W. Yasuda (eds.)). CRC PRESS LLC.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis A methods sourcebook. In Sage Publication. Sage Publication.
Nurhadi, J. (2022). Pragmastilistika (Rahmawati (ed.); 1st ed.). UPI Press.
Nuryani, N., Subuki, M., Sholeha, M., Hudaa, S., & Hariyanto, B. (2023). Perseteruan Bahasa: Sebuah Kajian Linguistik Forensik Atas Wawancara Pengacara. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 14(1), 48–64. https://doi.org/10.31503/madah.v14i1.539
O’Keeffe, A., Clancy, B., & Adolphs, S. (2020). Introducing Pragmatics in Use (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203830949
Priharseno, Z. N. (2013). Ahmad Dhani dan Farhat Abbas Saling Lapor ke Mapolda Metro. Kompas.Com.
https://megapolitan.kompas.com/read/2013/12/04/1844591/Ahmad.Dhani.dan.Farhat.Abbas.Saling.Lapor.ke.Mapolda.Metro
Putri, D. K. (2023). Hate speech and the harm in Indonesian judicial decisions Hate speech and the harm in Indonesian judicial decisions. Cogent Social Sciences, 9(2), 1–20. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2274430
Putusan, Pub. L. No. 68/Pid.Prap/2015/PN.Jkt.Sel., Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (2015). https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/download_file/d89dc4bbd8ea734d19466a39b60aeee3/pdf/94327d516ec325a93dd38d1745d05507
Rusdiansyah, R. (2021). Hukum Dan Linguistik Forensik. Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law, 5(1), 21–31.
Saleh, Y. A. (2015). Selesai Diperiksa Jaksa, Farhat Abbas Jadi Tahanan Kota. Detiknews. https://news.detik.com/berita/d-3033362/selesai-diperiksa-jaksa-farhat-abbas-jadi-tahanan-kota.
Searle, J. R. (1979). Expression and Meaning Studies in the Theory of Speech Acts (1st ed.). Cambridge Univerity Press.
Suryani, Y., Istianingrum, R., & Hanik, S. U. (2021). Linguistik Forensik Ujaran Kebencian terhadap Artis Aurel Hermansyah di Media Sosial Instagram. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 6(1), 107–118.
Susilo, J., & Wibisono, K. (2018). Farhat Abbas dilaporkan ke Bareskrim. Antara. https://www.antaranews.com/berita/749493/farhat-abas-dilaporkan-ke-bareskrim#mobile-src
Yus, F. (2011). Cyberpragmatics Internet-mediated communication in context (213th ed.). John Benjamins Publishing Company.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Nada Fadhilah, Sailal Arimi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







