Mitos Ikan Terubuk dalam Syair Ikan Terubuk
: Analisis Strukturalisme Levi-Strauss
DOI:
https://doi.org/10.31503/madah.v16i1.853Kata Kunci:
Bengkalis, Mitos, Syair Ikan Terubuk, Semah LautAbstrak
Syair Ikan Terubuk eksis di kalangan masyarakat Bengkalis. Namun, tidak dengan mitos ikan terubuk. Mitos tentang ikan terubuk tidak banyak diketahui keberadaannya oleh masyarakat Bengkalis. Hal itu dapat dilihat dari fenomena yang terjadi bahwa kurangnya intensitas masyarakat dalam mempertahankan mitos yang berkembang. Penelitian ini bertujuan membahas mitos ikan terubuk dalam Syair Ikan Terubuk. Di dalam syair terdapat cerita yang berhubungan langsung dengan upacara semah laut yang dilakukan masyarakat Bengkalis ketika menangkap ikan terubuk dahulunya. Selain menjelaskan mitos ikan terubuk, Syair Ikan Terubuk juga mengulas fungsi dan sebaran mitos ikan terubuk yang terdapat dalam teks yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Melayu Bengkalis. Penelitian ini menggunakan teori Strukturalisme Levi-Strauss dan metode deksripsi kualitatif. Berdasarkan penelitian, diperoleh simpulan bahwa Syair Ikan Terubuk menjelaskan keinginan Ikan Terubuk untuk memiliki Puteri Puyu-puyu. Berdasarkan analisis teks, Syair Ikan Terubuk merefleksikan mitos ikan terubuk. Mitos yang digambarkan penulis, yakni kekuatan magis dari syair Ikan Terubuk dalam upacara semah laut.Referensi
Angeline, M. (2015). MITOS DAN BUDAYA (Vol. 6, Nomor 2).
Azmi, U. (2006). Syair Ikan Terubuk. Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.
Fauzi, M., Sinar, S., Widayati, D., & Tarigan, B. (2021). ECOSOPHY OF SYAIR IKAN TERUBUK. 4.
Hidayat, R. (2019). Pendekatan Stilistika dan Nilai Pendidikan Karakter Dalam Syair Ikan Terubuk.
Kafrawi, H. (2013). Syair Ikan Terubuk. Yayasan Pustaka Riau.
Muawinah. (2012). NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM SYAIR IKAN TERUBUK.
Putra, H. S. A. (2012). Strukturalisme Levi-Strauss Mitos dan Karya Sastra. Kepel Press.
Sartini. (2014). MITOS: EKPLORASI DEFINISI DAN FUNGSINYA DALAM KEBUDAYAAN.
Shofiani, A. K. A. , dkk. (2022). STRUKTUR MITOS PADA CERITA SENDANG SENJAYA DI KABUPATEN SEMARANG (STRUKTUR LEVI-STRAUSS) (Vol. 7, Nomor 2). http://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA|168
Sumiati, dkk. (t.t.). ANALISIS STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS LIMA SASTRA LISAN DI KECAMATAN SEPULU KABUPATEN BANGKALAN JAWA TIMUR. STKIP PGRI Bangkalan. Diambil 8 Agustus 2024, dari https://repo.stkippgri-bkl.ac.id/1246/1/SUMIATI_1734411034_ARTIKEL_PBSI-17.pdf
Supriyadi, dkk. (2020). GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS). GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS), 8(2).
Tarwiyani, T. (2020). SEJARAH KEBUDAYAAN MELAYU THE HISTORY OF MALAY CULTURAL. Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 6(2).
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Puteri Agustefanni

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author who published an article in the Madah journal has agreed on the following points.
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence (CC BY-NC-SA 4.0) that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are allowed to publish articles that have been published by the Journal of Madah through separate contractual agreements for non-exclusive dissemination (e.g, placing them into an institutional repository or publishing them in a book) by keeping the first issue in the Madah journal.
- Authors are permitted and encouraged to disseminate their work in cyberspace (e.g, in institutional repositories or author pages) before and during the submission of the text document as it can support productive exchange of earlier and broader credits.







