Peristiwa Kriminalitas dalam Produksi Sastra Peranakan Tionghoa Masa Kolonial Tahun 1924 dan 1929

Penulis

  • Etsha Ari Kusuma Dianti Universitas Gadjah Mada

Kata Kunci:

Kriminal, Novel Peranakan Tionghoa, Alan Swingewood

Abstrak

Konsep sosial yang dikonstruksi oleh Alan Swingewood melibatkan sastra sebagai cerminan masyarakat, relasi historis fenomena sosial dengan substansi karya sastra sekaligus indikator produktivitas kepengarangan. Utamanya dalam novel peranakan Tionghoa yang terbit tahun 1924 dan 1929 bertema kriminal mengemukakan unsur sosial yang terbentuk antara kedudukan para tokoh Tionghoa di tengah-tengah tokoh bumiputera. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif guna mengumpulkan data sekaligus memaparkan hasil analisis berdasarkan konten narasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karya sastra narasi kriminal peranakan Tionghoa ditulis berdasarkan situasi nyata pada masa tersebut. Sementara itu, pemicu produktivitas narasi kriminal oleh penulis peranakan Tionghoa disebabkan tingginya minat pembaca pada majalah peranakan Tionghoa. Sumbangsih dari penelitian ini untuk menyelaraskan narasi dengan histori nyata di zaman tersebut sekaligus mengemukakan kepiawaian penulis peranakan Tionghoa di masa lalu.  

Referensi

Afiyanto, H. (2019). Menjejak Keseharian Etnis Tionghoa Madiun 1966an - 2000an. Jurnal Candrasangkala, 5(2), 48–58. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/Candrasangkala/article/view/6378

Ahmad Barizi. (2011). Eksplorasi Diskursif Mengenai Dakwah Agama di Masyarakat Wisata Songgoriti Kota Batu Jawa Timur.

Ariwibowo, A. (2019). Perkembangan Budaya Kosmopolitan Di Batavia 1905-1942. Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 3(1), 55–74. https://doi.org/10.33652/handep.v3i1.66

Fahmilda, Y., & Prastiyono, Y. A. (2021). Representasi Pendidikan Peranakan Tionghoa pada Masa Hindia-Belanda dalam “Ruma Sekola yang Saya Impiken†karya Kwee Tek Hoay. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan …, 2(1). http://journal.umsu.ac.id/index.php/BAHTERASIA/article/view/6572%0Ahttp://journal.umsu.ac.id/index.php/BAHTERASIA/article/viewFile/6572/5273

Fatmawati, L., Silpiah, & Mulyaningsih, I. (2023). Tindak Kriminal dalam Teks Monolog Tolong Karya Nano Riantiarno. Jurnal Widyantara, 1(1), 104–111. https://widyantara-ikaprobsi.org/index.php/widyantara/index

Haryanti, A. (2024). Fenomena Tindak Kriminalitas Dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Psikoanalisis.

Hasan, M. N. (2012). Corak Budaya Birokrasi Pada Masa Kerajaan, Kolonial Belanda Hingga Di Era Desentralisasi Dalam Pelayanan Publik. Jurnal Hukum, 27(2), 32.

Hidajat, Z. M. (1993). Masyarakat dan Kebudayaan Cina Indonesia. Tarsito.

Hong, O. K. (1924). Pendjahat Dalem Pasarmalem. Drukkery Tjahaja Soerakarta.

Istiqomah, N. (2020). Kondisi Sosial Rakyat Suriah Pasca Revolusi 2011 Dalam Novel AyyÄm FÄ« BÄbÄ â€˜AmrÅ« Karya Abdullah MaksÅ«r: Analisis Sosiologi Sastra. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 4(4). https://doi.org/10.58258/jisip.v4i4.1558

Perlman, M. (1999). The Traditional Javanese Performing Arts in the Twilight of the New Order: Two Letters from Solo. Indonesia, 68(68), 1. https://doi.org/10.2307/3351295

Priyatmoko, H. (2019). Artists and Performing Arts in Kampoong Kemlayan, Surakarta. Jantra., 14(2), 117–128. https://doi.org/10.52829/jantra.v14i2.90

Raditya, A. (2022). Dunia Hitam Madura: Genealogi Bajing, Islam, Dan Rezim Keserakahan. JURNAL SOSIAL Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 23(1), 24–33. https://doi.org/10.33319/sos.v23i1.106

Rahmana, S. (2018). Sarekat Islam : Mediasi Perkecuan di Surakarta Awal Abad Ke-20 karena kondisi sentimen rasial antara etnis Cina dengan kaum pribumi ,. JUSPI: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 2(1), 52–58.

Rahmawati, M., Riyadi, M. I., & Rizaldy, R. J. (2019). Sungai Bengawan Solo: Tinjauan Sejarah Maritim Dan Perdagangan Di Laut Jawa. Jurnal Candrasangkala, 5(2), 24–39.

Rizano, G. (2021). Cerita Oey Se Sebagai Refleksi Struktur Sosial Indonesia Era Kolonial. Linguistika Kultura, 10(1), 34–39.

Rohmawati, E. (2023). Perbanditan Di Wilayah Surakarta Pada Masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda 1850-1942. MOZAIK Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 14(1), 45–63. https://doi.org/10.21831/mozaik.v14i1.52052

Rozaki, A., & Asia, S. (2009). Social Origin dan Politik Kuasa Blater di Madura. Kyoto Review of Southeast Asia Issue, 11(11), 1–12.

Sing, L. S. T. (1929). Raden Adjeng Karmiati. Maanblad Liberty.

Suryana, N., Krishnapatria, K., & Mariamurti, P. A. (2023). Sistem Dan Model Produksi Buku Cerita Silat Karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo: Sebuah Perspektif Sosiologi Sastra. Metahumaniora, 13(3), 252. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v13i3.50920

Susanto, D. (2019). Narasi Kriminalitas Dan Kisah Percintaan Dalam Novel Tjerita Nona Gan Jan Nio Atawa Pertjinta’an Dalem Rasia (1914) Karya Tan Boen Kim: Kajian Pascakolonial. AdabiyyÄt: Jurnal Bahasa Dan Sastra, III(2), 213–230.

Tifaransyah, F., Safitri, A., Setyawan, P., Mustikasari, D. S., & Lejaringtyas, E. W. (2021). Kriminalitas Di Jawa Pada Masa Kolonial. Jurnal Candrasangkala, 3(2), 15–23.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-06-13

Cara Mengutip

Etsha Ari Kusuma Dianti. (2025). Peristiwa Kriminalitas dalam Produksi Sastra Peranakan Tionghoa Masa Kolonial Tahun 1924 dan 1929. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 16(1), 65–81. Diambil dari https://madah.kemendikdasmen.go.id/index.php/madah/article/view/905

Terbitan

Bagian

Articles