CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL BURUNG TIUNG SERI GADING KARYA HASAN JUNUS

Penulis

  • Chrisna Putri Kurniati Balai Bahasa Provinsi Riau Kampus Bina Widya Simpang Baru Km. 12,5, Tampan, Pekanbaru 28293

DOI:

https://doi.org/10.31503/madah.v5i2.96

Kata Kunci:

women‘s image, housework, the discrimination of gender, patriarchy

Abstrak

This study entitles ―Citra Perempuan in Novel Burung Tiung Seri Gading Written by Hasan Junus‖. Problem in this research about the image of women and the gender inequities in the novel.This study aims to describe, express women‘s image and the discrimination of gender in novel Burung Tiung Seri Gading. The use of this study is to inform people in general and readers in particular about the roles and status of women in society reflected in novel Burung Tiung Seri Gading. The theory used is feminist literature criticism. This is a qualitative research. using the book study method. Primary data that is Burung Tiung Seri Gading novel Hasan Junus work published by Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, Pekanbaru 2009185 pages thick.The steps of the research are (1) identify the female characters in literature, (2) seek the position of these figures in everyday life in society, good relations within the family or in society at large, (3) gender inequality would be viewed through a gender analysis ofits image of women in daily life. The conclusions of this study are that the roles and status of women in society get women not be able to avoid their housework and the discrimination of gender.Penelitian ini berjudul ―Citra Perempuan dalam Novel Burung Tiung Seri Gading Karya Hasan Junus‖.  Permasalahan dalam penelitian ini tentang citra perempuan dan terjadinya ketidakadilan gender dalam novel. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan citra perempuan dan mendeskripsikan ketidakadilan gender dalam novel Burung Tiung Seri Gading. Tujuan Penelitian ini adalah memberikan pengetahuan kepada pembaca khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang peran dan kedudukan perempuan dalam masyarakat yang tercermin dalam novel Burung Tiung Seri Gading serta memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang terjadinya ketidakadilan gender dalam masyarakat yang tercermin dalam novel Burung Tiung Seri Gading. Teori yang digunakan adalah kritik sastra feminis. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka. Data primernya bersumberkan pada novel Burung Tiung Seri Gading karya Hasan Junus yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, Pekanbaru, 2009 setebal 185 halaman. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah adanya peran dan kedudukan perempuan di masyarakat membuat perempuan belum bisa lepas dari pekerjaan domestik serta perempuan adalah korban dari ketidakadilan gender. 

Referensi

Ruthven. 1984. Feminist Literary Studies:An Introduction.Australia: Cambridge University Press. Culler, Jonathan. 1993. On Deconstruction: Theory and Criticism after Structuralisme. London and Harley: Routledge and Kagen Paul. Herusatoto. 2004. Seks Para Leluhur. Yogyakarta: Tinta. Junus, Hasan. Burung Tiung Seri Gading. Pekanbaru: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau. Kartono, Kartini. 1992. Psikologi Wanita. Bandung: Mandar Maju. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005. Jakarta: Balai Pustaka. Fakih, Mansour. 2001. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2014-10-23

Cara Mengutip

Kurniati, C. P. (2014). CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL BURUNG TIUNG SERI GADING KARYA HASAN JUNUS. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 5(2), 157–170. https://doi.org/10.31503/madah.v5i2.96

Terbitan

Bagian

Articles